Jangan di jawab...
a reading that is not simple, irregular, and non formal .. against the flow of universal ideas, writing clumps which reflect the author's personality .. rigor read is required before confirming the truth of an idea in it..
Tuesday, June 30, 2015
Sunday, June 21, 2015
Unusual thing
Apakah kalian kenal komputer.
Sebuah mesin dengan komponen dan mekanisme yang membuatnya seolah berfikir.
Atau mungkin mereka memang berfikir.
Apakah menurut mu mereka berfikir?
Komputer, kalkulator, mesin....
Jika mereka berfikir tentu tidak dengan cara yang bisa diterjemahkan akal manusia.
Dan jika tidak tentu tidak perlu diperdebatkan.
Tapi apakah mereka tidak berfikir?
Dan bagaimana jika komputer itu hidup dan duduk disana.
Tepat di sebelah mu..
Egois, independent, sedikit aneh dan terkadang....
Menakutkan...
Bagaimana kau akan memperlakukan dia.....
Just becouse someone think differently from you, does that means they not thinking?
Sebuah mesin dengan komponen dan mekanisme yang membuatnya seolah berfikir.
Atau mungkin mereka memang berfikir.
Apakah menurut mu mereka berfikir?
Komputer, kalkulator, mesin....
Jika mereka berfikir tentu tidak dengan cara yang bisa diterjemahkan akal manusia.
Dan jika tidak tentu tidak perlu diperdebatkan.
Tapi apakah mereka tidak berfikir?
Dan bagaimana jika komputer itu hidup dan duduk disana.
Tepat di sebelah mu..
Egois, independent, sedikit aneh dan terkadang....
Menakutkan...
Bagaimana kau akan memperlakukan dia.....
Just becouse someone think differently from you, does that means they not thinking?
Friday, June 19, 2015
Coin : what u see is what u dont see
Lihatlah lebih dekat maka jarak pandang mu akan sangat terbatas. Lihatlah dari jauh, yang terlihat bukan yang kau cari...
Sunday, June 14, 2015
Teror
Bisakah kalian tidur malam ini..
Tidakkah kalian merasa ada yang tertinggal..
Bukankah banyak yang tertinggal..
Mulailah berfikir sendiri..
Tidakkah pernah kalian hidup dalam posisi dimana harapan hanyalah awal dari mimpi buruk.
Sebuah titik terpuruk yang membuat kalian memandang sangat rendah orang lain yang berada di sana saat ini.
Sebuah titik yang mengingatkan kalian untuk bertahan dari penghinaan sebelum semuanya berjalan lebih buruk lagi.
Dan bukankah di neraka itulah semua orang berasal.
Hari ini..
Beberapa lembar puluhan ribu sedikit menghibur hati.
Masih ada pegangan untuk besok.
Masih ada kenyang malam ini.
Masih ada yang pantas disyukuri karna....
Setidaknya ini lebih baik ketimbang orang lain yang................
Meneruskannya hanya akan membuat saya muntah.
Tidakkah ada yang berfikir..
Keadaan baik tidak akan ada tanpa keadaan buruk.
Dan kenapa mereka yang lebih buruk keadaannya tidak pernah kita syukuri.
Lalu kenapa....?
Bukankah jika mereka tidak mengambil posisi itu dan bertahan dalam penghinaan. Mungkin kitalah yang ada di sana. Keberadaan mereka tidak pantas dan tidak menjadikan kita atau siapapun menjadi lebih baik. Bukankah akan lebih baik jika semuanya setara.
Apakah kalian masih melanjutkannya...
Tulisan ini bukanlah teror....
Gelombang komunism dan sosialism secara radikal pernah menyuarakan kesetaraan ekonomi. Dengan senjata dan mesiu rasanya percuma. Sekarang dengan kapitalism, liberalism, demokrasi apapun bisa dijual kecuali nyawa. Jasa untuk menghilangkan nyawa seseorang harganya cukup mahal dan sulit untuk menemukannya. Dan...
Neraka...
Masih nyenyakkah tidur mu malam ini...
Dan disaat semua orang masih terlelap. Orang-orang yang tidak punya rumah masih terjaga. Begitulah mereka bertahan hidup.
-----
Hidup itu gila...
Saya juga gila...
Tulisan ini memang teror...
Dan saya benar-benar sinting...
Tapi saya masih berfikir..
Thank God i still have my head..
Tidakkah kalian merasa ada yang tertinggal..
Bukankah banyak yang tertinggal..
Mulailah berfikir sendiri..
Tidakkah pernah kalian hidup dalam posisi dimana harapan hanyalah awal dari mimpi buruk.
Sebuah titik terpuruk yang membuat kalian memandang sangat rendah orang lain yang berada di sana saat ini.
Sebuah titik yang mengingatkan kalian untuk bertahan dari penghinaan sebelum semuanya berjalan lebih buruk lagi.
Dan bukankah di neraka itulah semua orang berasal.
Hari ini..
Beberapa lembar puluhan ribu sedikit menghibur hati.
Masih ada pegangan untuk besok.
Masih ada kenyang malam ini.
Masih ada yang pantas disyukuri karna....
Setidaknya ini lebih baik ketimbang orang lain yang................
Meneruskannya hanya akan membuat saya muntah.
Tidakkah ada yang berfikir..
Keadaan baik tidak akan ada tanpa keadaan buruk.
Dan kenapa mereka yang lebih buruk keadaannya tidak pernah kita syukuri.
Lalu kenapa....?
Bukankah jika mereka tidak mengambil posisi itu dan bertahan dalam penghinaan. Mungkin kitalah yang ada di sana. Keberadaan mereka tidak pantas dan tidak menjadikan kita atau siapapun menjadi lebih baik. Bukankah akan lebih baik jika semuanya setara.
Apakah kalian masih melanjutkannya...
Tulisan ini bukanlah teror....
Gelombang komunism dan sosialism secara radikal pernah menyuarakan kesetaraan ekonomi. Dengan senjata dan mesiu rasanya percuma. Sekarang dengan kapitalism, liberalism, demokrasi apapun bisa dijual kecuali nyawa. Jasa untuk menghilangkan nyawa seseorang harganya cukup mahal dan sulit untuk menemukannya. Dan...
Neraka...
Masih nyenyakkah tidur mu malam ini...
Dan disaat semua orang masih terlelap. Orang-orang yang tidak punya rumah masih terjaga. Begitulah mereka bertahan hidup.
Hidup itu gila...
Saya juga gila...
Tulisan ini memang teror...
Dan saya benar-benar sinting...
Tapi saya masih berfikir..
Thank God i still have my head..
Menulis arab : samsung galaxy v
Trik ini telah di lakukan sebelumnya oleh penulis dengan menggunakan ponsel android samsung galaxy v.
And it works...
And it works...
Wednesday, June 3, 2015
Gita gulita mana
Sensasi...
Perasaan...
Hati....
Ku acuhkan..
Kala jalan dituju buta...
Kala kaki menjejak ranah tanpa mega...
Mata dipejamkan, suara di bungkam.
Bahana riuh pun keruh...
Peduli bagimu perlu..
Peduli bagiku palsu....
Persetan dengan asa mu...
Anggap saja aku tak tau waras....
Bacalah...
Gilalah....
Perasaan...
Hati....
Ku acuhkan..
Kala jalan dituju buta...
Kala kaki menjejak ranah tanpa mega...
Mata dipejamkan, suara di bungkam.
Bahana riuh pun keruh...
Peduli bagimu perlu..
Peduli bagiku palsu....
Persetan dengan asa mu...
Anggap saja aku tak tau waras....
Bacalah...
Gilalah....
Subscribe to:
Posts (Atom)