Termasuk juga dalam aktivitas mem-provokasi masyarakat
social (sering di sebut social engineering) dalam rangka menguntungkan
pihak tertentu dan tentu saja memuaskan tujuan pribadi mereka sendiri. #MCA (saya lebih senang menyebutnya #MCK)
yang jadi tersangka pelanggaran hukum hingga sekarang, tidak pantas di
sebut hackers / peretas (dalam pengkategorian mereka mendekati ciri dan
kemampuan skill 'hatless hackers'). Jadi mulai sekarang jangan ada yang
memandang mereka sebagai hacker apalagi hacktivist....
Mereka
hanya sekelompok Crackers yang memanfaatkan kelemahan masyarakat sosial
dalam menyaring informasi, yang mana merupakan aspek terpenting sebelum
terjun bebas di lautan jaringan komunikasi (social media). Hackers tidak
selalu berarti orang-orang yang memahami IT dan algoritma aljabar
(Materi utama yang wajib di pahami sebelum memperlajari Mnemonik
Programing), sejak awal istilah hackers sendiri muncul untuk
mengapresiasi orang-orang yang dengan kegigihannya mampu menemukan celah
dalam satu inovasi tertentu yang sudah ada dan mengaplikasikannya
kedalam bentuk inovasi baru yang lebih sempurna (tanpa cela). Hacker
mudah di identifikasi bukan dari nama / aliasnya yang aneh tapi dari
aktifitasnya.
Sedang Crackers mereka bukan apapun kecuali peraup keuntungan yang tidak layak jadi panutan apalagi terkenal....
Tulisan ini bukan bermaksud memprovokasi siapapun hanya saja saya cukup
kesal dengan orang-orang yang memanfaatkan kelemahan masyarakat kita
untuk memuaskan nafsu bejad politik apalagi sampai menyedot kekayaan
materi. dan lagi-lagi kepentingan yang lebih banyak selalu jadi tumbal
pesakitan setan-setan korporal yang 'katanya' kepentingannya dan
urgensinya lebih penting.
Sungguh tidak akan ada yang benar-benar
dapat di sembunyikan dengan aman dari lautan komunikasi. Di siinilah
tempatnya informasi di akses, baik karna di share maupun di akses secara
paksa. Dan sebaliknya, tidak ada yang betul-betul aman untuk di
konsumsi dari semua informasi di lautan komunikasi. Bukan waktunya
membuly kelemahan masyarakat dengan mencekoki mereka dengan
informasi-informasi sarat kepentingan sesat. Ini waktunya menerangi
gelapnya pemahaman masyarakat akan kehadiran sekian banyak platform
komunikasi terutama social media. Harus ada, diantara sedikit
'orang-orang bijak', yang rela tegak di garis depan menunjukkan
'kebenaran' sebagai jalan....
Mungkin saja saya #MCA yang asli....
Mungking saja saya bukan diantara 'orang-orang bijak' itu....
Tapi besar harapan...
Siapa pun orangnya, dia tidak pernah benar-benar sendirian.....
note :
** sumber : Wikipedia - Peretas