ead>

Just for Truth finder

Just for Truth finder
This blog had been conquered by Khilafah

Wednesday, October 23, 2013

KAFFAH ITU MUTLAK

Di lini kehidupan manapun itu tidak ada satu pun yang menjadi pengecualian. Segalanya telah di tunjukan oleh Allah dan Al Qur'an menjadi jendela kecil untuk mengintip petunjuk-petunjuk itu. Bahwa perintah Allah adalah mutlak, dan kosnsekuensinya tidaklah sederhana. Mencari-cari alasan dan ataupun secara langsung menanggapi frontal perintah-perintah Allah adalah sia-sia. Telah nyata bahwa dalam melaksanakan perintah-perintah Allah Al Qur'an adalah petunjuk yang paling masuk akal.

أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنۡ أَكُونَ مِنَ ٱلۡجَـٰهِلِينَ
بسم الله الرحمان الرحيم

لا عزة إلا بالإسلام
لا إسلام إلى بالسيراه
لا سيريئة إلا بالدولة خلافة ألا منهاج النبوة

أشحد عن لا الله إلا انتا سبحانك لا الم لنا إلا ما المتنا ,انك انتا الأليمٌ الحكيمٌ ,فقنا عذاب النار
وأشحد أن محمداً عبدهو ,ورسوله و ,ولا نبي بعد

الحمد لالله لذي ارسلا رسوله بالحدا ودينل حق ليذهيرهو ألدين كلهي ولو كرحل مسركون ولو كرحل منافقٌ ولو كرحل كافرون وكفا بالالله شهيداً



يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱدۡخُلُواْ فِى ٱلسِّلۡمِ ڪَآفَّةً۬ وَلَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٲتِ ٱلشَّيۡطَـٰنِ‌ۚ إِنَّهُ ۥ لَڪُمۡ عَدُوٌّ۬ مُّبِينٌ

Demikian pernyataan Allah dalam Alqur'an surah Al Baqarah ayat 208 yang juga menjadi perintah bagi orang-orang beriman yang jika di terjemahkan kedalam bahasa yang sederhana (dalam bahasa sehari-hari) kira-kira bunyinya seperti ini :

Hai orang-orang yang Beriman, Masuklah kalian ke dalam Islam Secara KAFFAH (totaliter / menyeluruh, dilihat dari qualitas islam-nya). Dan jangan sekali-kali kalian mengikuti jejak-jejak Setan, yang seperti itu adalah Musuh nyata bagi kalian

Jika ditelaah penggalan-penggalan kalimatnya, akan terlihat jelas maksud Allah bahwa beriman saja tidaklah cukup bagi Allah. tetapi penting bagi Orang-orang yang telah beriman untuk mengerjakan apa yang telah ditegaskan Allah dalam kalimat perintah berdasarkan ayat tadi. Lebih jelasnya ayat ini terbagi menjadi 4 bahagian. Diantaranya ;

  1. Orang-orang yang di panggil oleh Allah untuk mengerjakan kalimat perintah. Yaitu orang-orang yang beriman atau aamanuu. Kata آمَنُواْ (āmanū) adalah kata kerja bentuk lampau (past tense). Perlu dipertegas kembali: “kata kerja” dan dari sisi waktu berbentuk “lampau”. Yang diwakili oleh “kata kerja” ialah sesuatu yang mengandung makna “perbuatan” atau “pekerjaan” atau “aktivitas”. Sehingga tanpa “perbuatan” atau “pekerjaan” atau “aktivitas” itu, kata آمَنُواْ (āmanū) menjadi tidak bermakna, tanpa melihat kadar atau tingkatan “perbuatan” atau “pekerjaan” atau “aktivitas” itu. Artinya, walaupun kadarnya masih sangat rendah, selama yang bersangkutan bersungguh-sungguh mengimani Allah, maka sudah termasuk ke dalam kelompok manusia yang dipanggil di ayat ini. Jika disederhanakan maka orang-orang tersebut adalah "mereka yang telah mengerjakan sesuatu sehingga mereka beriman"
  2. Kalimat perintah. Yang dimaksud adalah udkhulū fīs-silmi kāffatan, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhan. Yang dimaksud dengan fisilmy / fissilmi di sini adalah benar-benar mengerjakan islam dan perintah-perintah Allah di dalamnya, sedangkan yang dimaksud dengan Kaaffatan / kaaffah adalah mengerjakan semua perintah tersebut dan tidak meninggalkannya meskipun hanya satu huruf.
  3. Kebalikan dari menjalankan perintah. Yang dimaksud adalah Tattabi'u khutuwatissyaithaan, mengikuti jejak-jejak setan. Atau dalam Artian Tidak mengislamkan diri secara kaaffah sama dengan mengikuti jejak-jejak setan.
  4. Konsequensi.Yang di maksud adalah Innahuu lakum adhuwwun-mubiin, yang demikian itu adalah musuh yang nyata bagi kalian. Srhingga jelaslah bahwa meskipun telah beriman jika tidak di barengi dengan menjalankan perintah-perintah Allah atau mencari-cari alasan untuk tidak mengerjakannya secara tegas Allah tekankan yang "Yang demikian itu adalah MUSUH YANG NYATA".

Sebenarnya apa yang Allah maksudkan dalam ayat ini (Al Baqarah 208) terhubung atau senada dengan beberapa ayat-ayat lainnya dalam Al Qur'an. Diantaranya ;


Surah Al-Anfal ayat 27,

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَخُونُواْ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ وَتَخُونُوٓاْ أَمَـٰنَـٰتِكُمۡ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ
yang artinya ;
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul [Muhammad] dan [juga] janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.


dan Surah Al-Mumtamah ayat 1

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ عَدُوِّى وَعَدُوَّكُمۡ أَوۡلِيَآءَ تُلۡقُونَ إِلَيۡہِم بِٱلۡمَوَدَّةِ وَقَدۡ كَفَرُواْ بِمَا جَآءَكُم مِّنَ ٱلۡحَقِّ يُخۡرِجُونَ ٱلرَّسُولَ وَإِيَّاكُمۡ‌ۙ أَن تُؤۡمِنُواْ بِٱللَّهِ رَبِّكُمۡ إِن كُنتُمۡ خَرَجۡتُمۡ جِهَـٰدً۬ا فِى سَبِيلِى وَٱبۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِى‌ۚ تُسِرُّونَ إِلَيۡہِم بِٱلۡمَوَدَّةِ وَأَنَا۟ أَعۡلَمُ بِمَآ أَخۡفَيۡتُمۡ وَمَآ أَعۡلَنتُمۡ‌ۚ وَمَن يَفۡعَلۡهُ مِنكُمۡ فَقَدۡ ضَلَّ سَوَآءَ ٱلسَّبِيلِ
yang artinya ; Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka [berita-berita Muhammad], karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan [mengusir] kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad pada jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku [janganlah kamu berbuat demikian]. Kamu memberitahukan secara rahasia [berita-berita Muhammad] kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.

Di lini kehidupan manapun itu tidak ada satu pun yang menjadi pengecualian. Segalanya telah di tunjukan oleh Allah dan Al Qur'an menjadi jendela kecil untuk mengintip petunjuk-petunjuk itu. Bahwa perintah Allah adalah mutlak, dan kosnsekuensinya tidaklah sederhana. Mencari-cari alasan dan ataupun secara langsung menanggapi frontal perintah-perintah Allah adalah sia-sia. Telah nyata bahwa dalam melaksanakan perintah-perintah Allah Al Qur'an adalah petunjuk yang paling masuk akal.


Surah Al Baqarah ayat 2,
ذَٲلِكَ ٱلۡڪِتَـٰبُ لَا رَيۡبَ‌ۛ فِيهِ‌ۛ هُدً۬ى لِّلۡمُتَّقِينَ
yang artinya ;
Inilah kitab, tidak ada keraguan di dalamnya. Petunjuk bagi mereka yang bertaqwa
dan Surah Al-Ankabut ayat 49
بَلۡ هُوَ ءَايَـٰتُۢ بَيِّنَـٰتٌ۬ فِى صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ‌ۚ وَمَا يَجۡحَدُ بِـَٔايَـٰتِنَآ إِلَّا ٱلظَّـٰلِمُونَ
yang Artinya ;
Sebenarnya, al-Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu (berakal). Dan tidak ada yang mengingkarinya kecuali orang-orang dzalim.

Terahir sekali sebagai mana telah Allah kemukakan dalam Al Qur'an.

Surah Albaqarah ayat 28

كَيۡفَ تَكۡفُرُونَ بِٱللَّهِ وَڪُنتُمۡ أَمۡوَٲتً۬ا فَأَحۡيَـٰڪُمۡ‌ۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمۡ ثُمَّ يُحۡيِيكُمۡ ثُمَّ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ
yang artinya ; Mengapakah kalian berpaling dari Allah, Tadinya kalian mati, lalu Allah menghidupkan kalian ,lalu Allah mematikan kalian, lalu Allah menghidupkan kalian Lagi. Dan kepadanyalah kalian di kembalikan.

Maka, apa lagi yang menjadi alasan, padahal Allah lah yang membolak-balikkan hidup dan mati. Dan apalagi yang menjadi Hujjat. Padahal apa yang di sampaikan adalah mulia meskipun yang menyampaikannya adalah orang rendah dan hina di hadapan kalian.


Source :
  • http://www.quranexplorer.com/quran/
  • http://www.yamli.com/arabic-keyboard/
  • http://quran.com/2/1-5
  • http://faithfreedom.muslim-menjawab.com/2011/02/menjawab-hujatan-ayat-ayat-perang-di-al.html
  • http://saripedia.wordpress.com/tag/hukum-qishaash-dalam-al-quran/
  • http://inyonge-djokam354.blogspot.com/2011/02/larangan-menjadikan-pemimpin-dari-orang.html
  • http://www.angelfire.com/oh3/hati/tentangiman.htm
  • http://secondprince.wordpress.com/2013/10/13/kata-syiah-ayat-ayat-wahai-orang-orang-beriman-untuk-aliy-bin-abi-thalib/
Terimakasih untuk semua yang telah terlibat baik secara langsung atau pun tidak langsung dalam tulisan ini.

Note : Tulisan ini di tujukan bagi kawan-kawan seperjuangan (siapappun) yang masih menggigit islam sebagai satu-satunya akar ideologi yang memanusiakan Manusia. Juga bagi para penghujjat yang menuduh kami TERORIS, ANTI NASIONALISM, MILYTAN, MU'TAZILAH GAYA BARU, SEKUTU SETAN, PENGUSUNG BID'AH atau hujatan-hujatan yang lain. Ingatlah, "siapapun dari kalian yang mengkafirkan saudaranya (yang se-iman) bukanlah ummat ku (bukan ummat Muhammad)"demikian yang disampaikan oleh Akhirul-Naby. Dan tentu saja, Teliti dulu kebenarannya sebelum membenarkannya... ^_^
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment