Yang hilang di persimpangan tak mungkin kembali,
Yang terpaku di persimpangan ragulah selamanya,
Ingatlah 'Kelam' yang merana,
Tercipta sebagai pendahulu semesta,
Sendiri dalam sepi...
Tanpa kawan untuk berbagi...
Tuhan Berbaik hati, dan selalu begitu..
Mereka yang berakal dan berkehendaklah yang bodoh..
Ingatlah pada 'Pelita' yang tercipta untuk menemani 'Kelam'
Dipaksa berbagi dimensi ruang dan waktu tanpa pernah di pertemukam..
Pelita ada untuk menyingkirkan Kelam...
Disinilah di pertigaan semesta..
Akal di uji untuk memahami..
Yang ragu sesat selamanya..
Yang membenci sesat selamanya..
Yang tak adil sesat selamanya...
dan, Disini pula di pertigaan semesta..
Akal di bimbing searah kebenaran...
Bukan memaksakan pembenaran..
Apakah kau?
Siapakah kau?
Dan untuk apa kau ada?
Tak ada jiwa yang pernah minta untuk di jadikan ada..
Jiwa di paksa bersyukur setelah ada...
dan apakah hak mu di tengah semesta yang menggelikan ini..
Akal yang menyesatkan mu..
bukan aku..
bukan Tuhan..
Bukan Diri mu...
Jalan telah terbentang di hadapan..
Berfikirlah dan putuskan......