Hujan adalah hadiah dari Tuhan..
Hujan adalah sebuah tanda dari Tuhan,
Secara simbolik, hujan menjadi sumber
penghidupan bagi makhluk-makhluk semesta.
Mata rantai pertama dan utama dalam satu
rangkai ikatan kebutuhan.
Siapa yang tidak butuh air...??
Tapi, entah sejak kapan..
Hujan begitu sulit untuk ku terima..
Aku benci melihat hujan turun dari langit..
Aku benci melihat awan hujan yang
terhuyung-huyung terhempas angin...
Aku benci melihat awan yang menari-nari,
dan hampir tidak pernah mereka menari tanpa
dorongan dari angin..
Entah terpaksa atau apa...
Mereka menari dan menari..
Sampai suatu hari nanti..
ketika langit dan isinya dipertemukan dengan
bumi beserta isinya setelah sekian lama di pisahkan..
Hari di mana mereka di pertemuan itulah..
Mereka di hancurkan..
Untuk sebuah kehidupan baru yang kekal...
Dengan atau tanpa awan...
Melihat hujan...
Turun dengan deras dari langit...
Aku jadi semakin yakin betapa egoisnya tuhan.
Dan betapa tidak tahunya manusia,
Yang seperti ku...
Yang seperti kalian...
Panca indera mencernanya..
Tanpa sedikitpun
memikirkan.....................
Aku sama menyedihkannya dengan kalian..
Dan mungkin...
Atau memang pasti seperti itu..
Kitalah yang di tangisi dari langit..
Kita.. dan kebodohan.. dan keberadaan yang
menyedihkan...
Setelah ada...
Suatu saat akan tiada..
Semua yang di hitung..
Akan di hapus setelah hari Pembalasan selesai
di tunaikan...
SIA-SIAKAH KEBERADAAN MU DI BUMI SAAT
INI............????
MENANGISLAH BERSAMA SEIRING TANGISAN DARI
LANGIT.....!!!!